KITA, hanya boleh menangis untuk saudara kita, teman kita atau orang lain yang tak MAMPU berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, airmata tak boleh menetes sedikit pun membasahi pipi kita. Oleh karenanya, kita harus BANGKIT. SENDIRI. Bersama selimut persoalan yang melilit indah pada jiwa raga kita.
Prof. Dr. H. Suroso Imam Zadjuli, SE (Ketua Minat Studi Ilmu Ekonomi Islam Program Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya)Belajar Ekonomi Islam dari Surat An Nabaa’ Buah jatuh, memang tak pernah jauh dari pohonnya. Darah yang mengalir dalam diri Prof. Dr. H. Suroso Imam Zadjuli, SE, sungguh mewarisi tiap benih dan bakat... more
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||



